Kamis, 22 Agustus 2019

5 Motif Batik Khas Indonesia yang Wajib Kamu Tahu


Batik adalah salah satu warisan budaya bangsa asli Indonesia, sebagai warga negara Indonesia kita harus bangga dan selalu menjunjung tinggi harta dan warisan budaya Indonesia. Ada banyak sekali motif batik yang ada di Indonesia ini, nah bagi kamu yang belum tahu yuk simak lebih lanjut. 

Pada zaman dahulu batik ini diciptakan dengan memakai kain berwarna putih yang terbuat dari kapas atau yang disebut dengan kain mori. Untuk membuat motifnya, diciptakan dengan cairan lilin yang kemudian diaplikasikan di kain dengan menggunakan alat yang bernama canting untuk pembuatan motif yang halus, dan menggunakan kuas untuk membuat motif yang memiliki ukuran agak besar. 

Setelah proses melukis motifnya selesai, dibiarkan hingga cairan lilinnya meresap dengan sempurna ke dalam serat kain. Kemudian kain yang telah selesai dilukis dengan canting tersebut akan dicelupkan ke pewarnaan. Proses pencelupan atau pewarnaan ini dimulai dengan warna-warna yang lebih muda dulu, kemudian dicelupkan ke warna yang lebih tua agar memperoleh motif kain dengan warna yang gelap. 

Proses pencelupan kain batik ini dilakukan beberapa kali sampai diperoleh warna yang diinginkan. Setelah proses pencelupan selesai, terakhir yaitu kain batik dicelupkan ke larutan kimia yang akan melarutkan lilin tadi. Namun seiring berjalannya waktu, proses pembuatan batik sekarang sudah menggunakan kain sutra, katun, rayon, polyester, dan yang lainnya. Serta cara pembuatannya juga sudah ada yang modern seperti dengan sablon dan sebagainya. 


Motif Batik Khas Indonesia

Nah berikut adalah motif batik Indonesia yang wajib kamu tahu :

1. Motif Batik Keraton
Untuk motif keraton ini zaman dahulu hanya yang berasal dari keluarga keraton saja yang boleh memakainya, rakyat biasa tidak diperbolehkan memakainya. Namun belakangan ini aturan tersebut dicabut dan semua orang boleh memakai motif ini. Penyebab dari tidak bolehnya rakyat biasa memakai motif keraton ini karena memang pada awalnya putri-putri keraton Yogya sendiri yang menemukan motif ini.

Untuk motif keraton ini memakai pola tradisional yang berkembang di keraton-keraton di Pulau Jawa. Motif keraton ini menggambarkan variasi corak batik tulis dengan kombinasi antara seni, pandangan hidup, etika, dan kepribadian di lingkungan keraton.

2. Motif Batik Jepara
Nah untuk motif Jepara ini sering disebut sebagai batik kartini karena berasal dari Jepara yang merupakan kota kelahiran ibu Kartini. Motif Jepara ini ada dua yaitu motif Jepara lama dan motif Jepara baru. Untuk motif Jepara lama memiliki pola dengan gambar gajah coklat, flora dan fauna daun ulir hijau, warna lung hitam dan yang lainnya. Sedangkan untuk motif baru adalah batik tulis yang banyak sekali macamnya.

3. Motif Batik Solo
Untuk motif Solo ini sudah pasti merupakan ciri khas dari Solo dengan motif seperti gelombang-gelombang yang menggambarkan sungai bengawan Solo dan dominan dengan warna kecoklatan. Motif Solo ini masih menggunakan bahan-bahan alami sebagai pewarnanya dan masih menggunakan konsep yang tradisional.

4. Motif Batik Pekalongan
Motif Pekalongan ini umumnya sudah dipengaruhi oleh budaya-budaya luar karena proses perdagangan. Untuk motif Pekalongan ini dominan dengan bentuk fauna-fauna tetapi tetap diimbangi dengan motif tumbuh-tumbuhan.

5. Motif Batik Mega Mendung
Untuk motif mega mendung ini berasal dari daerah Cirebon. Motif ini adalah salah satu yang paling populer diantara motif yang lainnya. Batik motif mega mendung ini berisi pola-pola berupa awan yang diberi warna dominan gelap seperti hijau tua, biru tua, merah tua, dan sebagainya. 

Demikianlah 5 motif batik khas Indonesia yang bisa kamu jadikan referensi sebelum memilih dan membeli batik. 

0 komentar:

Posting Komentar